Materi
Sebuah tim di Semarang menyiapkan dua dataset kecil. Pertama, ulasan pelanggan yang nama orangnya harus ditandai supaya nanti bisa disamarkan. Kedua, foto etalase toko yang objek mobil dan orangnya diberi kotak. Kamu memeriksa hasil anotasi sebelum diserahkan.
| Pedoman | Aturan |
|---|---|
| NAMA_ORANG | Sapaan (Pak, Bu, Kak) dan gelar (dr., Ir., S.E., Hj., H.) di luar rentang; semua bagian nama diri, termasuk marga, di dalam rentang |
| Kotak (mengikuti VOC) | Menutup area objek yang terlihat; Truncated bila lebih dari 15–20% objek di luar kotak; Occluded bila lebih dari 5% objek di dalam kotak tertutup |
| Gambar dalam gambar (VOC) | Objek di poster atau papan dilabeli hanya bila fotorealistis, tidak bila kartun atau simbol |
| Kecocokan | Dua kotak dianggap menandai objek yang sama bila IoU > 0,5 |
Untuk tiap temuan, putuskan dari aturan tertulis di tabel. Bila sebuah keputusan tidak bisa diturunkan dari aturan, itu bahan catatan untuk pemilik pedoman, bukan alasan untuk mengarang aturan sendiri.
Urutan pemeriksaan yang dipakai: untuk rentang nama, tentukan dulu kata pertama dan kata terakhir nama diri, lalu buang sapaan dan gelar di luar keduanya. Untuk kotak, tanyakan apakah objeknya boleh dilabeli, apakah kotak hanya menutup bagian yang terlihat, dan penanda mana yang berlaku. Untuk dua kotak dari dua anotator, hitung IoU lalu bandingkan hasilnya dengan ambang 0,5 di tabel.