Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Anotasi Data dan Pengukuran Kualitas Label

Pelajaran 7 dari 12

Ketidaksepakatan dan adjudikasi

Sumber ketidaksepakatan antaranotator

Setelah pelajaran ini kamu bisa menggolongkan ketidaksepakatan sebagai salah anotator, celah pedoman, atau butir yang informasinya tidak cukup.

±13 menitDiperiksa 7 Okt 2026

Materi

Ketidaksepakatan adalah hal yang wajar dalam anotasi. Studi Voorhees di NIST berangkat dari kenyataan bahwa penilaian relevansi antarasesor dikenal sangat bervariasi. Karena itu banyak proyek melabeli sebagian data dua kali: pedoman RUFES menyebut bahwa untuk penjaminan mutu, setiap dokumen diperiksa lagi oleh anotator yang berbeda.

Yang perlu dilakukan berikutnya adalah menggolongkan tiap ketidaksepakatan, karena perbaikannya berbeda. Kelas ini memakai tiga golongan, dan golongannya ditentukan dengan membaca pedoman, bukan dengan menghitung siapa yang lebih sering benar.

GolonganCiriPerbaikan
Salah anotatorPedoman jelas memutuskan, satu anotator tidak mengikutinyaKoreksi label, umpan balik ke anotator
Celah pedomanKasusnya tidak tercakup atau definisinya bisa dibaca dua caraTambah aturan atau contoh di pedoman
Informasi tidak cukupTeksnya sendiri tidak memuat buktiLabel TDD sesuai definisinya

Overview TREC 2012 Crowdsourcing Track memberi contoh celah pedoman: peserta harus menebak relevansi dari deskripsi topik, padahal asesor NIST mungkin menilai dengan gagasan relevansi yang hanya diketahui dirinya dan tidak tertulis. Contoh di TokoKita: tiket “Voucher diskon tidak bisa dipakai” diberi PEMBAYARAN oleh satu anotator dan TDD oleh anotator lain. Voucher tidak disebut di definisi mana pun, jadi masalahnya ada di pedoman.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Pedoman Tiket TokoKita v1: unitnya satu tiket (pesan pertama pelanggan), satu label per tiket. Label PEMBAYARAN bila tiket menyebut transaksi uang yang sudah atau akan dilakukan (transfer, saldo terpotong, tagihan, pengembalian dana); PENGIRIMAN bila menyebut status, lokasi, keterlambatan, atau kerusakan paket; AKUN bila menyebut login, kata sandi, PIN, nomor HP/email terdaftar, atau akun diblokir; TDD bila tidak menyebut satu pun unsur itu. Bila lebih dari satu label cocok, prioritasnya PEMBAYARAN > PENGIRIMAN > AKUN. Tiket “Saldo saya terpotong dua kali untuk satu pesanan” diberi PEMBAYARAN oleh Ayu dan AKUN oleh Bima. Golongan ketidaksepakatan apa ini?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Pedoman Tiket TokoKita v1: unitnya satu tiket (pesan pertama pelanggan), satu label per tiket. Label PEMBAYARAN bila tiket menyebut transaksi uang yang sudah atau akan dilakukan (transfer, saldo terpotong, tagihan, pengembalian dana); PENGIRIMAN bila menyebut status, lokasi, keterlambatan, atau kerusakan paket; AKUN bila menyebut login, kata sandi, PIN, nomor HP/email terdaftar, atau akun diblokir; TDD bila tidak menyebut satu pun unsur itu. Bila lebih dari satu label cocok, prioritasnya PEMBAYARAN > PENGIRIMAN > AKUN. Tiket “Poin hadiah saya hilang setelah pembaruan aplikasi” diberi AKUN oleh satu anotator dan TDD oleh anotator lain. Golongan ketidaksepakatan apa yang paling sesuai, dan apa perbaikannya?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Dari 120 tiket yang dilabeli dua kali oleh Ayu dan Bima, 18 tiket mendapat label berbeda. Berapa persen tiket yang tidak disepakati?

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke