Bahasa Indonesia menyerap ratusan kata dari Bahasa Belanda, sehingga sebagian kosakata kelas ini sudah dikenal sebelum dipelajari. Yang perlu diperiksa adalah artinya di bahasa asalnya, karena sejumlah kata bergeser maknanya setelah diserap. Tabel di bawah mencatat enam kata serapan beserta arti aslinya. Kata benda Belanda tidak pernah ditulis sendirian dalam kelas ini: selalu bersama kata sandangnya, de atau het, karena kata sandang itu bagian dari kata yang dihafal.
| Kata Belanda | Arti dalam Bahasa Belanda | Bentuk serapan dalam Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| het kantoor | kantor, tempat bekerja | kantor, artinya sama |
| de kamer | kamar, ruangan | kamar, artinya sama |
| de handdoek | handuk | handuk, artinya sama |
| de rekening | tagihan; perhitungan | rekening, yang dalam Bahasa Indonesia berarti simpanan di bank |
| de bioscoop | bioskop | bioskop, artinya sama |
| de politie | kepolisian sebagai lembaga; petugasnya disebut de agent | polisi, yang dalam Bahasa Indonesia juga menunjuk petugasnya |
Sapaan Belanda dipilih berdasarkan jam, bukan berdasarkan kedekatan. Tiga sapaan waktu dibentuk dari goede ditambah nama bagian hari: goedemorgen sampai sekitar pukul 12, goedemiddag dari pukul 12 sampai sekitar pukul 18, dan goedenavond setelah pukul 18. Bentuk untuk malam memakai goeden-, bukan goede-. Welterusten berada di luar pola ini karena artinya selamat tidur, yaitu salam berpisah menjelang tidur, bukan salam bertemu.
- Hallo!Halo — netral, dapat dipakai di semua situasi
- Hoi!Hai — akrab, dipakai kepada teman
- GoedemorgenSelamat pagi — sampai sekitar pukul 12
- GoedemiddagSelamat siang — pukul 12 sampai sekitar pukul 18
- GoedenavondSelamat malam — setelah pukul 18
- Dag!Halo atau selamat tinggal — dipakai untuk bertemu dan berpisah
- Doei!Dah — hanya untuk berpamitan, akrab
- Tot ziensSampai jumpa — pamit yang formal
- WelterustenSelamat tidur — hanya menjelang tidur
- Goedemorgen! Twee koffie, alstublieft.Selamat pagi! Dua kopi, tolong.
Perkenalan tingkat A1 memerlukan tiga pola: menyebut nama, menyebut asal, dan menyatakan senang berkenalan. Kata kerja yang berkonjugasi selalu menempati posisi kedua kalimat, pola yang dibahas penuh pada pelajaran susunan kalimat. Pertanyaan Waar kom je vandaan? menempatkan vandaan di akhir kalimat; bagian kata kerja yang terpisah semacam itu wajar dalam Bahasa Belanda dan bukan kalimat yang terpotong.
- Ik ben Sinta.Saya Sinta — ben adalah bentuk zijn (adalah) untuk ik
- Ik heet Sinta.Nama saya Sinta — heet dari heten, bernama
- Hoe heet je?Siapa namamu? — harfiah: bagaimana kamu bernama
- Ik kom uit Indonesië.Saya berasal dari Indonesia — komen uit berarti datang dari
- Waar kom je vandaan?Kamu berasal dari mana?
- Aangenaam!Senang berkenalan — singkat dan formal
- Leuk je te ontmoeten!Senang bertemu denganmu — lebih akrab daripada aangenaam
- Hoi, ik ben Bagas. Ik kom uit Indonesië. En jij?Hai, saya Bagas. Saya dari Indonesia. Kalau kamu?
Bahasa Belanda memisahkan dua sapaan orang kedua: je atau jij untuk hubungan akrab, dan u untuk hubungan formal, sejajar dengan pasangan kamu dan Anda. Pemakaiannya ditentukan hubungan, bukan usia semata: u dipakai kepada petugas layanan, orang yang baru ditemui, dan orang yang jauh lebih senior, sedangkan je dipakai kepada teman, teman sekelas, dan rekan yang sudah saling mengenal.
- Hoe gaat het met je?Apa kabar? — akrab
- Hoe gaat het met u?Apa kabar? — formal
- Goed, dank je!Baik, terima kasih — akrab
- Goed, dank u wel.Baik, terima kasih — formal
- Mag ik je iets vragen?Boleh saya bertanya sesuatu? — akrab
- Mag ik u iets vragen?Boleh saya bertanya sesuatu? — formal, dipakai di loket dan kantor