Materi
Nilai waktu uang berarti sejumlah uang hari ini tidak sama nilainya dengan jumlah yang sama di masa depan. Uang hari ini dapat ditempatkan sehingga berpotensi tumbuh, dan pada saat yang sama harga barang cenderung naik, sehingga uang yang sama membeli lebih sedikit barang seiring waktu.
Kenaikan rata-rata harga barang dan jasa dari waktu ke waktu disebut inflasi. Bila harga sekelompok barang naik 5% dalam setahun, barang yang tahun ini berharga Rp2.000.000 akan berharga 2.000.000 × 1,05 = Rp2.100.000 tahun depan. Uang Rp2.000.000 yang dibiarkan menganggur tetap bernilai Rp2.000.000 secara nominal, tetapi daya belinya turun karena harga sudah naik.
Pengaruh inflasi bertumpuk seperti bunga majemuk. Selama dua tahun pada laju 5%, harga menjadi 2.000.000 × 1,05 × 1,05 = Rp2.205.000, bukan 2.000.000 ditambah dua kali Rp100.000. OJK menyebut ini risiko inflasi: potensi menurunnya daya beli karena kenaikan rata-rata harga konsumsi.