Materi
Menyetor secara rutin lalu membiarkan hasilnya berbunga menggabungkan dua hal: dana baru yang terus masuk dan pelipatan atas dana yang sudah ada. Total setoran adalah jumlah seluruh uang yang dimasukkan; nilai akhir adalah total setoran ditambah seluruh imbal hasil yang terkumpul. Keduanya angka yang berbeda.
Contoh total setoran: menyetor Rp500.000 tiap bulan selama 24 bulan berarti total setoran 500.000 × 24 = Rp12.000.000, belum termasuk imbal hasil apa pun. Bila dana itu ditempatkan dan berbunga, nilai akhirnya akan berada di atas total setoran.
Mekanika menghitung nilai akhir dari setoran berkala — rumus anuitas — diturunkan di kelas Matematika Uang. Di kelas ini yang ditekankan adalah keputusannya: menyetor rutin pada horizon yang panjang memberi waktu bagi pelipatan untuk bekerja, sehingga jarak antara total setoran dan nilai akhir melebar seiring waktu. Sebagai gambaran, dana Rp12.000.000 yang dibiarkan berbunga majemuk 6% setahun selama 3 tahun menjadi 12.000.000 × 1,06³ = Rp14.292.192.