Materi
Sebagian langkah menimbulkan tanggapan yang membantu pembaca menuju langkah berikutnya. Pedoman Google meminta tindakan ditulis dulu, hasilnya sesudahnya, dalam paragraf yang sama: “Klik Proses. Ringkasan pesanan muncul setelah perhitungan selesai.” Hasil tidak ditulis sebagai langkah bernomor tersendiri, karena hasil bukan tindakan, dan tidak ditaruh di catatan, karena halaman pemberitahuan Google melarang catatan untuk hasil yang diharapkan. Alasan mengikuti pola yang sama: tindakan dulu, alasan sesudahnya, misalnya “Simpan kode pemulihan di tempat aman. Kamu memerlukannya saat mengganti ponsel.”
Langkah yang memuat perintah punya urutan komponen yang ditetapkan pedoman Google: (1) kalimat tindakan; (2) perintahnya; (3) penjelasan placeholder di dalam perintah; (4) penjelasan perintah bila perlu; (5) keluaran perintah bila perlu; (6) di paragraf terpisah, penjelasan hasil atau keluarannya. Kalimat tindakan menyebut apa yang dikerjakan perintah, seperti “Buat cadangan basis data toko:”, bukan “Jalankan perintah berikut:”.
Contoh langkah berperintah, aplikasi Rekapin (karangan):
rekapin sinkron --cabang=KODE_CABANGGanti KODE_CABANG dengan kode cabang yang tertera di halaman Profil toko. Keluarannya mirip seperti berikut: Sinkron selesai: 120 transaksi. Angka itu adalah jumlah transaksi yang terkirim ke server.