Materi
Technical Writing One mengibaratkan istilah seperti nama variabel: kalau namanya diganti di tengah jalan, gagasannya tidak terkompilasi di kepala pembaca. Satu hal diberi satu istilah dan istilah itu dipakai terus. Kursus itu mengutip George Fairbanks: saat bertemu dua kata yang tampak bersinonim, pembaca mengira penulis sedang menandai perbedaan halus yang harus ia cari. Nama panjang boleh disingkat asalkan bentuk pendeknya diperkenalkan sekali, misalnya “Laporan Penjualan Harian (disingkat LPH)”, lalu dipakai terus. Nama tombol dan menu ditulis sama dengan labelnya di layar; pedoman Google menulisnya tebal.
Akronim yang asing ditulis lengkap dulu, lalu akronimnya dalam kurung, dan sesudah itu tidak bolak-balik antara bentuk panjang dan akronim. Akronim hanya didefinisikan bila jauh lebih pendek dan sering muncul. Kata ganti seperti ini, itu, dan -nya bekerja seperti penunjuk dalam pemrograman: rujukannya bisa salah. Pakai kata ganti hanya sesudah bendanya disebut, letakkan dekat bendanya, dan ulangi bendanya bila ada benda lain di antaranya. Untuk ini dan itu yang kabur, ganti dengan bendanya atau taruh bendanya tepat sesudah kata itu.
Contoh: “Impor menambah produk dan membuat kode batang. Ini mempercepat kasir.” diperbaiki menjadi “Kode batang ini mempercepat kasir.”