Materi
Pedoman Google mendefinisikan prosedur sebagai urutan langkah bernomor untuk menyelesaikan satu tugas. Daftar bernomor dipakai bila urutannya penting; daftar berbutir dipakai untuk kumpulan yang tidak berurutan. Sebelum langkah pertama, pembaca harus sudah punya semua yang ia perlukan: pedoman itu meminta informasi persiapan diberikan di depan. Halaman pemberitahuan Google juga melarang menaruh prasyarat di dalam catatan; informasi semacam itu ditulis sebelum langkah yang membutuhkannya.
Prosedur dibuka dengan kalimat pengantar yang memberi konteks yang belum ada di judul. Kalimat pengantar harus utuh: “Untuk mengubah tarif ongkir, ikuti langkah berikut:” atau kalimat perintah “Ubah tarif ongkir:”. Kalimat setengah jadi yang baru lengkap oleh langkahnya, seperti “Untuk mengubah tarif ongkir:”, tidak dianjurkan. Titik dua dipakai bila prosedur langsung menyusul; titik dipakai bila ada bahan lain di antaranya. Aturan ini sejalan dengan EYD V kaidah titik dua butir 1 dan 2: titik dua dipakai sesudah pernyataan lengkap yang diikuti perincian, dan tidak dipakai bila perincian itu bagian dari kalimat.
Prosedur yang hanya satu langkah ditulis sebagai satu kalimat dalam daftar berbutir, misalnya: Untuk mengosongkan riwayat pencarian, klik Hapus riwayat.