Materi
EPA menyebut empat kelompok gas rumah kaca utama: karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dinitrogen oksida (N2O), dan gas berfluorin, yaitu HFC, PFC, SF6, dan NF3. Gas-gas itu memerangkap panas dengan kekuatan dan umur di atmosfer yang berbeda, sehingga perlu satu ukuran bersama.
Ukuran itu adalah potensi pemanasan global (GWP): seberapa besar energi yang diserap emisi 1 ton suatu gas selama periode tertentu dibandingkan 1 ton CO2. CO2 selalu ber-GWP 1 karena menjadi acuan. Glosarium IPCC mendefinisikan emisi CO2-ekuivalen (CO2e) sebagai jumlah CO2 yang berdampak setara dengan emisi gas lain. Rumusnya: CO2e = massa gas × GWP. Tabel 7.15 IPCC AR6 memberi GWP-100: CH4 fosil 29,8; CH4 non-fosil 27,0; N2O 273; HFC-32 771; HFC-134a 1.526.
Horizon waktu ikut menentukan. EPA menjelaskan GWP pada periode pendek lebih besar untuk gas yang umurnya lebih pendek daripada CO2: metana bertahan sekitar satu dekade, sehingga GWP-20 metana fosil 82,5, jauh di atas GWP-100-nya. Contoh. Emisi 2 kg N2O setara 2 × 273 = 546 kg CO2e.