Tren linier adalah garis lurus yang paling dekat dengan semua titik data (kuadrat terkecil). Dua angka menggambarkannya: SLOPE, kenaikan rata-rata per periode, dan INTERCEPT, nilai garis pada periode 0. Nilai garis pada periode mana pun adalah INTERCEPT + SLOPE × periode. FORECAST.LINEAR(x, y_diketahui, x_diketahui) menghitung nilai itu langsung untuk periode x; TREND memberi hasil yang sama untuk satu atau beberapa x sekaligus.
Kolom periode harus angka berurutan (1, 2, 3, …), bukan nama bulan, karena fungsi ini menghitung jarak antar titik. Contoh dengan biaya listrik dua belas bulan di C2:C13 dan nomor periode di A2:A13; proyeksi bulan ke-13 dan ke-14:
=SLOPE(C2:C13,A2:A13)
=INTERCEPT(C2:C13,A2:A13)
=FORECAST.LINEAR(13,C2:C13,A2:A13)
=TREND(C2:C13,A2:A13,14)Urutan argumen berbeda antar fungsi: SLOPE dan INTERCEPT menerima y dulu lalu x; FORECAST.LINEAR menerima x yang dicari, lalu y, lalu x. Rumus usulan AI yang menukar y dan x tetap mengembalikan angka, jadi urutannya diperiksa. Proyeksi adalah perpanjangan garis, bukan ramalan: promo, libur, atau kenaikan harga tidak ada di dalamnya.