Materi
Sebuah keluarga di Kupang memasang pemanas air tenaga surya di atap. Tangkinya berisi 100 L air, yang bermassa 100 kg. Pada hari cerah, air di tangki naik dari 25 °C ke 55 °C, sementara panel kolektornya menerima energi matahari 30 MJ sepanjang hari. Efisiensi kolektor adalah kalor yang benar-benar masuk ke air dibagi energi matahari yang diterima.
Air panas turun dari tangki melalui pipa tembaga berpenampang 2 cm² dengan kecepatan 1 m/s, lalu keluar dari keran yang mulutnya hanya 0,5 cm². Pakai kalor jenis air 4.186 J/(kg·°C) dan 1 MJ = 1.000.000 J. Pipa tembaga itu dipasang dengan beberapa lengkungan, bukan lurus dan dijepit kaku di kedua ujungnya.
Kerjakan berurutan: kalor yang diserap air, efisiensi kolektor, kecepatan air di mulut keran, lalu alasan pemasangan pipa. Satu laporan menggabungkan termodinamika dan fluida karena keduanya terjadi di satu sistem yang sama.