Materi
Perangkat yang baru tersambung belum punya alamat. DHCP, yang dirumuskan RFC 2131, memberinya lewat empat pesan. Klien menyiarkan DHCPDISCOVER untuk mencari server. Server menjawab dengan DHCPOFFER berisi alamat yang ditawarkan. Klien membalas DHCPREQUEST untuk meminta alamat itu, dan server menutup dengan DHCPACK. Urutan itu sering disingkat DORA. Alamat diberikan dengan masa sewa; di Windows, ipconfig /release melepas alamat dan ipconfig /renew meminta ulang.
Alamat yang dibagikan router rumah dan kantor diambil dari tiga blok privat RFC 1918: 10.0.0.0/8, 172.16.0.0/12 (172.16.0.0 sampai 172.31.255.255), dan 192.168.0.0/16. Blok ini boleh dipakai siapa pun di dalam jaringannya sendiri, tetapi tidak dirutekan di internet. Registri IANA mencatat blok khusus lain: 127.0.0.0/8 untuk loopback, yaitu komputer berbicara ke dirinya sendiri, dan 169.254.0.0/16 untuk alamat link-local yang dipilih perangkat sendiri bila tidak ada server DHCP yang menjawab.
Supaya perangkat beralamat privat bisa membuka internet, router menjalankan NAT (RFC 3022): alamat sumber privat pada paket keluar diganti dengan alamat publik router, dan balasannya diterjemahkan kembali ke perangkat yang meminta. Contohnya, tablet 10.1.0.44 membuka sebuah situs; situs itu melihat permintaan datang dari alamat publik router, misalnya 198.51.100.7.