Materi
Kelas Literasi Komputer & Internet sudah membahas DNS sebagai buku alamat yang mengubah nama domain menjadi alamat IP. Di sini yang dibahas isinya. Data DNS disimpan sebagai record, dan setiap record punya jenis. Record A (RFC 1035) memuat satu alamat IPv4 untuk sebuah nama. Record AAAA (RFC 3596) memuat alamat IPv6. Record CNAME menyatakan bahwa sebuah nama adalah alias dari nama lain, yang disebut nama kanonik; RFC 1034 melarang nama yang punya CNAME memiliki record lain. Record MX menunjuk peladen yang menerima surel untuk domain itu.
Setiap record MX membawa angka preferensi, dan RFC 1035 menyatakan angka yang lebih kecil didahulukan. Peladen surel pengirim mencoba record berangka terkecil, lalu pindah ke angka berikutnya bila gagal. Saat nama dicari, komputer bertanya ke resolver; resolver menanyakan server-server nama sampai mendapat jawaban dari server yang berwenang atas domain itu, lalu menyimpan jawabannya sementara.
toko.example.org. A 192.0.2.30
toko.example.org. AAAA 2001:db8::30
www.toko.example.org. CNAME toko.example.org.
toko.example.org. MX 10 surel1.toko.example.org.
toko.example.org. MX 30 surel2.toko.example.org.Di Windows, nslookup -type=AAAA nama.domain meminta record jenis tertentu saja. Pesan Nonexistent domain berarti nama itu tidak ada di DNS.