Materi
Tiga perangkat menyusun hampir setiap jaringan kantor. Switch menghubungkan perangkat di satu jaringan lokal dan meneruskan frame berdasarkan alamat MAC. RFC 1812 menyebut perangkat yang bekerja di lapisan tautan sebagai bridge, dan segmen yang dihubungkannya berbagi prefiks IP yang sama sehingga menjadi satu subnet. Router bekerja di lapisan jaringan: ia meneruskan paket IP antarjaringan dengan melihat tabel rute, dan bagi komputer di subnetnya ia berperan sebagai gerbang bawaan. Access point memancarkan jaringan Wi-Fi dan menyambungkan perangkat nirkabel ke jaringan kabel.
Router rumah umumnya menggabungkan ketiganya dalam satu kotak, ditambah layanan DHCP dan NAT. Pedoman Apple untuk router dan access point memberi pengaturan yang bisa diperiksa. Keamanan diatur ke WPA3 Personal, atau WPA2/WPA3 Transitional bila masih ada perangkat lama. WEP, TKIP, WPA Personal, dan mode campuran WPA/WPA2 digolongkan lemah dan dihindari. Semua pita, yaitu 2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz, diberi nama jaringan yang sama. Lebar kanal 2,4 GHz diatur 20 MHz karena pita ini ramai dipakai jaringan lain dan perangkat Bluetooth, sedangkan 5 GHz dan 6 GHz dibiarkan otomatis.
Contohnya, sebuah kafe ingin menambah jangkauan Wi-Fi ke teras tanpa membuat jaringan terpisah. Yang dibutuhkan adalah access point tambahan yang tersambung kabel ke jaringan yang sama, bukan router kedua.