Materi
Diagram satu garis, yang dalam SKKNI disebut diagram tunggal, adalah gambar teknik berisi simbol peralatan dan garis yang menunjukkan hubungan satu rangkaian dengan rangkaian lain di seluruh instalasi. SKKNI Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik memasukkan pembuatan diagram ini dan pemberian simbolnya ke dalam unit merancang sirkit. Tiap sirkit digambar sebagai satu garis yang keterangannya memuat arus nominal pemutus, penampang kabel, fasa, dan bebannya.
Panel distribusi tiga fasa memuat pemutus utama, rel L1, L2, L3, rel netral, rel PE, dan pemutus tiap sirkit. Beban satu fasa seperti lampu dan stopkontak disambung antara satu rel fasa dan netral, sehingga arus sebuah fasa adalah jumlah arus sirkit yang tersambung kepadanya. Beban disebut seimbang bila arus ketiga fasa sama. Kuphaldt menunjukkan bahwa selama beban seimbang, kabel netral tidak membawa arus. Bila tidak seimbang, netral membawa arus dan fasa terberat mencapai batas pemutusnya lebih dulu. Ukuran ketidakseimbangan di kelas ini adalah selisih arus fasa terbesar dan terkecil.
Contoh. Fasa L1 memegang sirkit 12 A dan 8 A, L2 sirkit 6 A, L3 sirkit 10 A. Arusnya 20 A, 6 A, dan 10 A, selisih terbesar–terkecil 14 A. Memindahkan sirkit 8 A dari L1 ke L2 memberi 12 A, 14 A, dan 10 A, sehingga selisihnya tinggal 4 A.
| Panel latihan: sirkit | Fasa | Arus terukur |
|---|---|---|
| 1 Lampu bengkel | L1 | 6 A |
| 2 Stopkontak bengkel | L1 | 14 A |
| 3 Bor duduk | L2 | 5 A |
| 4 Stopkontak kantor | L2 | 7 A |
| 5 AC kantor | L3 | 9 A |
| 6 Pemanas air | L3 | 4 A |