Materi
Tiga angka menentukan pasangan MCB dan kabel sebuah sirkit. Arus beban Ib adalah arus semua alat di sirkit itu yang bisa menyala bersamaan, dihitung dari dayanya. Arus nominal In adalah angka arus di badan MCB. Kemampuan hantar arus Iz adalah arus terus-menerus yang boleh dibawa kabel. Kuphaldt menjelaskan bahwa batas itu ditentukan suhu tahan isolasinya, sehingga angkanya bergantung pada jenis isolasi dan cara pemasangan, bukan hanya pada ukuran tembaganya.
Urutannya Ib ≤ In ≤ Iz. Syarat pertama membuat MCB tidak trip saat sirkit bekerja normal. Syarat kedua membuat MCB memutus sebelum kabel kepanasan, sesuai tugas pengaman arus lebih sebagai pelindung kabel. Langkahnya: hitung Ib, pilih In terkecil di deret yang tidak kurang dari Ib, lalu pilih penampang terkecil di tabel yang Iz-nya tidak kurang dari In.
| Deret arus nominal MCB yang tersedia (contoh stok gudang) |
|---|
| 6 A, 10 A, 16 A, 20 A, 25 A, 32 A |
| Penampang kabel tembaga | Kemampuan hantar arus Iz (angka contoh kelas ini) |
|---|---|
| 1,5 mm² | 16 A |
| 2,5 mm² | 22 A |
| 4 mm² | 30 A |
| 6 mm² | 38 A |
| 10 mm² | 52 A |
Contoh. Sirkit pemanas air 4.000 W pada 230 V: Ib = 4.000 ÷ 230 ≈ 17,4 A. In terkecil yang tidak kurang dari itu adalah 20 A. Kabel 1,5 mm² (16 A) kurang dari 20 A, jadi dipilih 2,5 mm² (22 A).