Materi
GOV.UK mewajibkan bahasa lugas (plain English) di seluruh situsnya. Alasannya dua. Pertama, banyak pembaca kesulitan membaca: data yang dikutip GOV.UK menyebut 1 dari 6 orang dewasa di Inggris punya kemampuan literasi sangat rendah. Kedua, pembaca ahli pun memilih bahasa lugas: dalam riset dokumen hukum yang dikutipnya, 80% orang memilih kalimat yang jelas, dan makin tinggi pendidikannya makin kuat pilihan itu.
Aturan kata dari GOV.UK: jangan memakai kata formal atau panjang bila kata pendek yang umum sudah cukup, dan pakai kata yang dipakai pengguna sendiri, yang bisa dilihat dari kata pencarian mereka. Istilah khusus boleh dipakai asalkan dijelaskan pada pemakaian pertama. digital.gov menambah dua aturan. Satu hal disebut dengan satu istilah sepanjang tulisan, karena istilah pengganti bisa membuat pembaca mengira itu hal lain. Singkatan dijelaskan saat pertama muncul, dan satu dokumen memakai paling banyak tiga singkatan, idealnya dua.
GOV.UK meminta kalimat aktif karena lebih langsung, menaruh pengguna dan tindakannya di depan, dan membuat kalimat pendek. Kalimat pasif boleh dalam dua keadaan yang disebutnya: bila hasilnya lebih penting daripada pelakunya, dan bila bentuk pasif justru lebih berpusat pada pengguna, misalnya "Anda akan diberi tahu langkah berikutnya saat mendaftar".
| Bentuk panjang atau pasif | Bentuk lugas |
|---|---|
| KTP asli perlu dibawa oleh pemohon. | Anda perlu membawa KTP asli. |
| melakukan pembayaran | membayar |
| pada saat ini | sekarang |
| prosedur pengembangan perlindungan keselamatan pekerja tambang | prosedur untuk melindungi keselamatan pekerja tambang |
Baris terakhir tabel menerapkan aturan digital.gov tentang deret kata benda: tiga kata benda atau lebih yang ditumpuk menyulitkan pembaca, dan kata depan atau kata kerja memperjelas hubungannya.