Wawancara & karier
Latihan negosiasi dengan empati taktis
AI memerankan pihak lawan, kamu berlatih label emosi, pertanyaan terkalibrasi, dan tawaran bertahap, lalu dapat umpan balik per giliran.
- Bentuk: Simulasi peran
- 1 kali kirim
- 3 isian
Untuk: Pencari kerja yang akan menawar gaji, staf penjualan dan pembelian, serta pekerja lepas yang menawar harga proyek. · Diperbarui
Prompt siap salin
Prompt
Ayo latihan negosiasi. Kamu memerankan {{peran lawan, misalnya HRD perusahaan logistik atau pemilik kafe yang memesan desain}}. Situasinya: {{apa yang dirundingkan, angka tawaran awal mereka, dan batas yang saya tahu}}. Batas saya sendiri: {{angka terendah yang masih saya terima}} (jangan pernah kamu ungkap kembali kepada saya saat bermain peran). Aturan main: - Kamu bicara satu giliran saja, lalu tunggu jawaban saya. - Bersikaplah realistis: kadang menekan, kadang menolak. - Setelah tiap jawaban saya, beri catatan singkat dalam kurung: apakah saya memakai label emosi ("Sepertinya…"), pertanyaan terkalibrasi yang diawali "bagaimana" atau "apa", dan apakah tawaran saya naik dengan langkah yang mengecil. - Setelah 8 giliran, hentikan permainan dan rangkum tiga hal yang perlu saya perbaiki. Jangan mengarang fakta tentang perusahaan atau pasar yang tidak saya sebut; bila perlu data, tanyakan.
Bedah prompt: kenapa ini bekerja
Tiap potongan di bawah dikutip persis dari prompt di atas.
jangan pernah kamu ungkap kembali kepada saya saat bermain peran
Batas diri diberikan agar AI bisa menilai tawaranmu, tetapi tetap dirahasiakan dalam permainan seperti di meja runding sungguhan.
Kamu bicara satu giliran saja, lalu tunggu jawaban saya
Tanpa aturan ini AI cenderung memerankan kedua pihak sekaligus dan latihan berubah menjadi bacaan.
pertanyaan terkalibrasi yang diawali "bagaimana" atau "apa"
Kriteria yang bisa dikenali dari struktur kalimat membuat umpan balik berkunci, bukan sekadar selera tentang nada.
tawaran saya naik dengan langkah yang mengecil
Kenaikan yang mengecil memberi sinyal bahwa kamu mendekati batas; umpan balik ini melatih pola konsesi itu.
Kalau jawabannya belum pas
Kirim di percakapan yang sama. Perintah yang spesifik jauh lebih efektif daripada "perbaiki lagi".
Mau versi yang lebih sulit
Ulangi dari awal, tetapi kali ini kamu langsung membuka dengan tawaran rendah dan tenggat besok sore. Tetap beri catatan per giliran.
Kelas terkait
- Negosiasi TaktisLatihan negosiasi lanjutan berbasis skenario dengan kerangka dari Never Split the Difference karya Chris Voss: cermin, label, audit tuduhan, pertanyaan terkalibrasi, tiga jenis "ya", "that's right", dan tawar Ackerman.
- Negosiasi Kerja: Gaji, Harga, dan ProyekLatihan negosiasi kerja berbasis skenario: menawar gaji dan tawaran kerja, harga dengan pemasok atau pembeli, tenggat dan ruang lingkup proyek, menjawab tawaran pertama, dan membuat konsesi, dengan BATNA, ZOPA, dan prinsip Fisher–Ury sebagai pegangan.
Prompt lain di Wawancara & karier
- Simulasi wawancara kerja dengan umpan balikSimulasi peran · AI memerankan HR lalu calon atasan untuk lowongan tertentu, dan menilai setiap jawabanmu.
- Susun jawaban wawancara metode STARDengan contoh · Satu contoh jawaban STAR yang baik jadi pola bagi AI untuk merapikan ceritamu.
- Siapkan negosiasi gaji dan penawaran kerjaPercakapan bertahap · Tiga langkah: tentukan angka dan batas bawah, latihan dengan HR yang menolak, lalu tulis email balasan.
- Riset perusahaan sebelum wawancaraTerstruktur · Bahan yang kamu kumpulkan tentang perusahaan dirangkum jadi catatan persiapan dan pertanyaan cerdas.