Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

Masuk

Kerja kantoran

Periksa draf surat atau notula buatan AI terhadap data sumber

Fase pertama mendaftar fakta dari sumber, fase kedua mencocokkan draf AI baris demi baris sehingga tanggal, angka, dan nama yang bergeser tertangkap.

  • Bentuk: Dua fase
  • 2 langkah
  • 3 isian

Untuk: Admin, sekretaris, dan staf yang memakai AI untuk menyusun surat, email, atau notula sebelum dikirim. · Diperbarui

Prompt siap salin

Kirim berurutan dalam satu percakapan, satu pesan per langkah, dan baca jawabannya sebelum lanjut.

  1. Fase 1 — daftar fakta dari sumber

    Berikut bahan sumber untuk sebuah {{jenis dokumen: surat, email, notula}}:
    """
    {{tempel transkrip rapat, catatan, atau data asli}}
    """
    Jangan menulis drafnya. Buat daftar fakta yang ada di sumber dalam tabel: No | Fakta (tanggal, jam, angka, nama, keputusan, tenggat, penanggung jawab) | Kutipan sumber. Jangan mengarang fakta yang tidak tertulis di sumber; bila ada yang ambigu, tulis sebagai pertanyaan.
  2. Fase 2 — cocokkan draf

    Kirim setelah daftar fakta di fase 1 kamu periksa.

    Ini draf yang dibuat AI lain:
    """
    {{tempel draf}}
    """
    Cocokkan draf dengan daftar fakta tadi. Tabel: Kalimat draf | Fakta yang dirujuk | Status (cocok / bergeser / tidak ada di sumber / fakta sumber yang tidak muncul). Setelah itu tulis ulang hanya kalimat yang bergeser atau tidak bersumber, tanpa mengubah kalimat yang sudah cocok.

Bedah prompt: kenapa ini bekerja

Tiap potongan di bawah dikutip persis dari prompt di atas.

  1. Jangan menulis drafnya. Buat daftar fakta yang ada di sumber

    Memisahkan pengumpulan fakta dari penulisan membuat setiap kalimat draf punya pembanding, bukan dinilai dari kesan saja.

  2. tanggal, jam, angka, nama, keputusan, tenggat, penanggung jawab

    Unsur inilah yang paling sering bergeser atau dikarang dalam notula dan surat buatan AI, jadi daftar ini menjadi alat periksa.

  3. fakta sumber yang tidak muncul

    Keputusan rapat yang hilang dari notula sama berbahayanya dengan keputusan yang dikarang, dan status ini menangkapnya.

  4. tanpa mengubah kalimat yang sudah cocok

    Membatasi penulisan ulang mencegah AI memperkenalkan kesalahan baru di bagian draf yang sudah benar.

Kalau jawabannya belum pas

Kirim di percakapan yang sama. Perintah yang spesifik jauh lebih efektif daripada "perbaiki lagi".

  • Dokumen memuat data pribadi

    Sebelum saya kirim ulang, sebutkan bagian sumber tadi yang memuat data pribadi atau rahasia, supaya bisa saya samarkan dulu.

Kelas terkait

Prompt lain di Kerja kantoran