Materi
Kelas Dasar Ekonomi memakai kurva permintaan sebagai titik awal. Pelajaran ini menengok ke belakangnya: mengapa orang membeli lebih banyak ketika harganya turun. Principles of Economics Bagian 6.1 memakai ukuran kepuasan yang disebut utilitas. Utilitas total adalah kepuasan dari seluruh jumlah yang dikonsumsi; utilitas marginal adalah tambahan utilitas dari satu satuan berikutnya, yaitu selisih utilitas total dua baris yang berurutan.
Pola yang hampir selalu muncul adalah utilitas marginal yang menurun: gelas teh pertama di siang terik memberi kepuasan besar, gelas kedua lebih kecil, gelas kelima hampir tidak menambah apa pun. Utilitas totalnya tetap naik, tetapi dengan tambahan yang makin kecil.
Untuk membagi uang di antara dua barang, utilitas marginal dibagi harganya. Hasilnya utilitas marginal per rupiah (di kelas ini per ribu rupiah). Aturannya: belanjakan tiap ribu rupiah berikutnya pada barang yang utilitas marginal per rupiahnya paling tinggi, sampai anggaran habis. Pada kombinasi terbaik, utilitas marginal per rupiah kedua barang sama besar dan anggaran terpakai seluruhnya.
| Satuan ke- | Pisang goreng (Rp2 ribu): UM | UM per ribu | Teh manis (Rp4 ribu): UM | UM per ribu |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 16 | 8 | 28 | 7 |
| 2 | 12 | 6 | 24 | 6 |
| 3 | 8 | 4 | 12 | 3 |
Anggaran Nadia Rp12 ribu. Urutan pembelian menurut UM per ribu tertinggi:
pisang ke-1 (8) → teh ke-1 (7) → pisang ke-2 (6) dan teh ke-2 (6)
Biaya: 2 × 2 + 2 × 4 = 12 ribu, anggaran habis, dan UM per ribu keduanya 6.