Filter menambahkan tombol panah di setiap judul kolom. Lewat tombol itu kamu memilih nilai mana yang ditampilkan, misalnya hanya status Belum atau hanya pelanggan tertentu; baris lain disembunyikan sementara, bukan dihapus. Ini cara tercepat menjawab pertanyaan seperti "faktur mana yang belum dibayar" tanpa menulis rumus. Urutkan (sort) menyusun baris berdasarkan satu kolom, naik atau turun; untuk mencari tagihan terbesar, urutkan kolom Nilai menurun.
Langkah di lembar latihan
- Klik satu sel di dalam tabel, lalu klik "Aktifkan/Nonaktifkan Filter" (ikon corong) di toolbar. Di Excel: tab Data → Filter, atau Ctrl+Shift+L.
- Klik panah di judul kolom, hilangkan centang nilai yang tidak ingin ditampilkan, lalu "Konfirmasi".
- Urutkan lewat tombol filter: klik panah di judul kolom yang ingin diurutkan, lalu klik "Menaik" atau "Menurun". Seluruh baris ikut bergeser dan baris judul tetap di atas.
Contoh: daftar 300 pelamar dengan kolom Posisi dan Pengalaman. Filter Posisi = "Admin" lalu urutkan Pengalaman menurun langsung memberi urutan kandidat admin paling berpengalaman di atas. Setelah selesai, "Hapus Kondisi Filter" mengembalikan semua baris.
Kesalahan umum: memilih rentang yang tidak memuat baris judul, sehingga baris data pertama menjadi judul filter; mengurutkan lewat menu Data → Urutkan → "Perluas", yang di Univer ikut memindahkan baris judul ke bawah sehingga tabel rusak (pakai panah di judul kolom); dan lupa bahwa SUM di bawah tabel tetap menjumlahkan baris yang tersembunyi oleh filter. Untuk total yang mengikuti filter, pakai SUBTOTAL(109, rentang).