Materi
Data induk karyawan adalah satu lembar dengan satu baris per orang. Kolom pertamanya ID karyawan, nomor internal yang dibuat perusahaan, bukan NIK KTP. Semua lembar lain (absensi, cuti, lembur) menunjuk orang lewat ID ini, sehingga satu ID yang muncul dua kali membuat rekap ikut menghitung dua kali, dan XLOOKUP hanya mengambil baris pertama tanpa memberi tanda.
Pemeriksaan pertama: berapa kali tiap ID muncul. COUNTIF dengan rentang ID yang dikunci dan kriteria ID di baris itu sendiri memberi angka 1 untuk ID yang sehat dan 2 atau lebih untuk yang ganda. Bungkus dengan IF untuk tanda yang mudah disaring:
=COUNTIF($A$2:$A$500,A2)
=IF(COUNTIF($A$2:$A$500,A2)>1,"Ganda","OK")Banyaknya ID unik dihitung dengan SUMPRODUCT(1/COUNTIF(rentang,rentang)): setiap baris menyumbang 1 dibagi banyak kemunculannya, sehingga ID yang muncul dua kali menyumbang ½ + ½ = 1. Selisih antara banyak baris dan banyak ID unik adalah jumlah baris yang berlebih.
Ada dua jenis ganda dengan perbaikan berbeda. Baris yang sama persis (ID, nama, departemen) adalah salinan; satu baris dihapus. ID yang sama dengan nama berbeda adalah dua orang yang diberi nomor sama; keduanya tetap, salah satunya diberi ID baru. Sebaliknya, satu orang dengan dua ID tidak tertangkap oleh COUNTIF pada kolom ID. Untuk itu periksa pasangan kolom yang melekat pada orangnya, misalnya nama dan tanggal lahir, dengan COUNTIFS.