Materi
Persentase kehadiran adalah hari hadir dibagi hari kerja wajib. Penyebutnya bukan 30 atau 31 hari kalender, melainkan hari kerja di periode itu: NETWORKDAYS(awal, akhir, libur) menghitung Senin–Jumat dan membuang tanggal yang tercantum di daftar libur. Daftar libur ditulis di sel tersendiri supaya bisa diperbarui tiap tahun tanpa mengubah rumus.
Bagaimana cuti diperlakukan adalah kebijakan perusahaan, dan kebijakan itu harus tertulis di lembar. Dua bentuk yang lazim: cuti dihitung sebagai tidak hadir (penyebut tetap hari kerja), atau cuti yang disetujui dikeluarkan dari penyebut (hari wajib = hari kerja − hari cuti). Bentuk kedua membuat karyawan yang memakai haknya tidak tampak kurang hadir.
=NETWORKDAYS(B1,B2,B3)
=B7/$B$4
=B7/($B$4-C7)Hasilnya pecahan, misalnya 0,9524; format sel persen menampilkannya sebagai 95,24%. Bila ada batas, misalnya 90% sebagai contoh kebijakan, tulis batas itu di sel dan bandingkan dengan IF.
Untuk persentase satu departemen, jumlahkan dulu hari hadir dan hari wajib semua anggotanya, lalu bagi. Merata-ratakan persentase per orang memberi bobot yang sama kepada karyawan yang baru masuk dua hari dan karyawan yang wajib hadir sebulan penuh.