Materi
Lembur dicatat sebagai log: tanggal, ID, jam mulai, jam selesai. Satu orang bisa muncul berkali-kali, termasuk lembur hari Sabtu yang dimulai pagi. Kolom Jam di log berisi selisih selesai − mulai dikali 24; kolom ini menjadi bahan semua rekap berikutnya, sehingga setiap angka rekap bisa ditelusuri ke baris lognya.
Total per orang adalah SUMIF atas kolom Jam dengan kriteria ID. Total per minggu menambah dua syarat tanggal: tanggal ≥ awal minggu dan tanggal ≤ akhir minggu. Kedua tanggal itu ditaruh di sel dan disambungkan ke kriteria dengan &, bukan diketik sebagai teks tanggal di dalam rumus:
=SUMIF($B$2:$B$40,G2,$E$2:$E$40)
=SUMIFS($E$2:$E$40,$B$2:$B$40,G2,$A$2:$A$40,">="&$K$1,$A$2:$A$40,"<="&$K$2)
=IF(H2>$K$3,"Lewat batas","Aman")Batas jam lembur per minggu diatur peraturan dan dapat berubah, jadi di lembar ini batas adalah sel masukan berlabel contoh kebijakan perusahaan. Lembar hanya menandai; keputusan atas lembur yang lewat batas diambil atasan dan bagian HR.
Rekap jam ini adalah bahan perhitungan upah lembur, tetapi upahnya sendiri tidak dihitung di sini. Rumus upah lembur dan pengali per jamnya mengikuti peraturan yang berlaku dan dibahas di artikel rumus Excel menghitung gaji dan lembur; pajak penghasilannya di artikel cara hitung PPh 21 karyawan.