Materi
Penawaran dari beberapa pemasok jarang bisa dibandingkan apa adanya. Satu pemasok menulis harga per pak isi 100, yang lain per bal isi 250, yang lain per lembar; satu sudah menanggung ongkos kirim, yang lain belum. OpenStax menjelaskan bahwa ongkos kirim yang ditanggung pembeli, bersama asuransi pengiriman, dicatat sebagai bagian dari biaya pembelian barang. Siapa yang menanggungnya ditentukan syarat pengiriman: FOB tujuan berarti penjual membayar ongkir sampai barang tiba di tempat pembeli, sedangkan FOB titik pengiriman berarti pembeli membayar sejak barang meninggalkan tempat penjual.
Karena itu yang dibandingkan adalah biaya per unit sampai gudang: harga seluruh kemasan yang dipesan, ditambah ongkir dan biaya lain yang ditanggung pembeli, dibagi jumlah unit yang diterima. Ongkir dan biaya lain ditulis di sel masukan tersendiri, tidak diketik di dalam rumus, supaya perbandingan langsung berubah ketika ekspedisi memberi tarif baru. Contoh untuk lakban 48 mm sebanyak 60 roll:
| Lakban 48 mm, 60 roll | Pemasok A | Pemasok B |
|---|---|---|
| Harga | Rp90.000 per dus isi 6 | Rp15.800 per roll |
| Ongkir | Rp60.000 per kiriman (FOB titik pengiriman) | ditanggung penjual (FOB tujuan) |
| Per roll sampai gudang | (90.000 × 10 + 60.000) ÷ 60 = 16.000 | 15.800 |
Sebelum ongkir, harga per roll pemasok A hanya Rp15.000, jadi A tampak lebih murah. Setelah ongkir dibagi ke enam puluh roll, B yang lebih murah. Pembaginya jumlah unit yang diterima, yaitu isi kemasan dikali jumlah kemasan, bukan jumlah kemasan saja.