Materi
Data penawaran datang dalam satuan yang berbeda: harga dalam rupiah, waktu kirim dalam hari, hasil uji contoh dalam persen. Model skor berbobot meminta semuanya berskala sama, 0 sampai 100. Pedoman pengadaan University of California, Irvine memberi cara untuk harga: penawaran termurah mendapat nilai penuh, dan penawaran lain mendapat bagian nilai penuh sebesar harga termurah dibagi harganya sendiri. Penawaran yang 10% lebih mahal daripada yang termurah mendapat sekitar 90,9 dari 100.
Kelas ini memakai rasio yang sama untuk kriteria lain yang makin kecil makin baik, seperti waktu kirim: hari tercepat dibagi hari pemasok itu, dikali 100. Untuk kriteria yang makin besar makin baik, seperti persen contoh yang lolos uji, rasionya dibalik: nilai pemasok dibagi nilai terbaik, dikali 100. Di lembar kerja, nilai terbaik diambil dengan MIN atau MAX atas rentang yang dikunci, sehingga skor ikut berubah bila ada penawaran yang direvisi.
Harga Rp40.000 dan Rp50.000 → skor 100 dan 40.000 ÷ 50.000 × 100 = 80
Waktu kirim 4 dan 6 hari → skor 100 dan 4 ÷ 6 × 100 = 66,7
Lolos uji 90% dan 72% → skor 100 dan 72 ÷ 90 × 100 = 80