Materi
Bab 10 The Psychology of Money menyatakan bahwa kekayaan lebih ditentukan oleh tingkat tabungan daripada oleh besarnya pendapatan atau imbal hasil investasi. Tingkat tabungan adalah bagian pendapatan yang tidak dibelanjakan: (pendapatan − pengeluaran) ÷ pendapatan. Pendapatan dan imbal hasil sebagian besar di luar kendalimu, sedangkan pengeluaran ada di dalamnya. Housel juga menulis bahwa menabung tidak perlu menunggu tujuan tertentu, karena tabungan tanpa tujuan pun membeli pilihan dan kendali atas waktu. OpenStax Principles of Economics (Bagian 17.3) jujur tentang harganya: menabung menuntut pengorbanan sehari-hari, misalnya kendaraan yang lebih tua atau tempat tinggal yang lebih kecil.
Bab 3 menamai musuhnya: tiang gawang yang terus digeser. Setiap kenaikan pendapatan diikuti kenaikan pengeluaran yang sama atau lebih besar, sering karena membandingkan diri dengan orang lain, sehingga selisihnya tidak pernah tumbuh. OpenStax Psychology 2e (Bagian 14.5) menjelaskan mekanismenya: orang beradaptasi dengan kejadian menyenangkan, termasuk tambahan uang, lalu kembali ke tingkat kebahagiaan semula. Rasa cukup, bagi Housel, berarti berhenti menggeser tiang gawang dan menyadari bahwa ada hal yang tidak pernah layak dipertaruhkan demi tambahan uang, misalnya nama baik dan kebebasan.
Contoh: gaji Rina naik dari Rp7.000.000 ke Rp9.000.000. Bila pengeluarannya ikut naik dari Rp5.950.000 ke Rp8.550.000, tingkat tabungannya justru turun dari 15% ke 5%.