Materi
Housel di Bab 13 meminjam gagasan margin of safety dari Benjamin Graham dan menamainya ruang untuk salah (room for error): jarak antara hasil yang mungkin terjadi dan hasil yang kamu butuhkan agar rencana tetap jalan. Bab 5 merumuskan sikapnya: bagian terpenting dari setiap rencana adalah merencanakan bahwa rencana itu bisa meleset. Ruang untuk salah membuatmu sanggup melewati berbagai kemungkinan, termasuk yang buruk, sehingga tetap berada dalam permainan cukup lama untuk menikmati bunga majemuk.
Bab 13 juga meminta satu titik kegagalan dihindari. Bagi banyak orang titik itu gaji: tanpa tabungan, satu bulan tanpa gaji langsung memutus semua rencana. Investor.gov (SEC) menyebut tabungan untuk keadaan darurat, seperti kehilangan pekerjaan mendadak, disimpan di tempat yang aman dan bisa diambil kapan saja. Buletin Ten Things You Should Know About Investing memperingatkan bahaya menumpuk uang di saham perusahaan tempatmu bekerja: bila perusahaan itu jatuh, uang dan pekerjaan bisa hilang bersamaan.
Contoh hitungan: pendapatan Rp5.000.000 dan pengeluaran pokok Rp4.000.000. Bila pendapatan turun 20%, tersisa Rp4.000.000 − Rp4.000.000 = Rp0. Rencana itu tidak punya ruang sama sekali.