Materi
Kelas Dasar Investasi sudah membahas rumus bunga majemuk dan aturan 72. Pelajaran ini memakai rumus yang sama, nilai akhir = modal × (1 + r)ⁿ, untuk pertanyaan Housel di Bab 4: tuas mana yang paling besar? Jawabannya pangkat n, yaitu lama waktu. OpenStax Principles of Finance (Bagian 7.2) menunjukkan hal yang sama: makin lama uang dibiarkan tumbuh, makin besar tambahan tiap tahunnya, sedangkan imbal hasil yang lebih tinggi hampir selalu datang bersama risiko yang lebih tinggi.
Karena itu Housel menyebut investasi yang baik bukan yang mengejar imbal hasil tertinggi, melainkan imbal hasil yang cukup baik dan sanggup dipertahankan selama mungkin. Contoh: Rp20.000.000 yang tumbuh 7% per tahun selama 25 tahun menjadi sekitar Rp108.549.000, sedangkan uang yang sama tumbuh 14% per tahun tetapi berhenti setelah 8 tahun hanya menjadi sekitar Rp57.052.000.
Bab 5 menambahkan syaratnya: bertahan dulu, baru tumbuh. Kerugian besar memutus bunga majemuk lebih parah daripada kelihatannya. Nilai yang turun 50% butuh naik 100% hanya untuk kembali ke modal, karena kenaikannya dihitung dari angka yang sudah mengecil. OpenStax Principles of Economics (Bagian 17.3) menyebut jalan yang lebih bisa diandalkan sebagai jalan pelan dan membosankan: menabung sejak dini dan memberi bunga majemuk kesempatan bekerja.