Materi
Sitemap adalah berkas yang mendaftar halaman dan berkas penting di situsmu, supaya mesin pencari merayapinya lebih efisien. Formatnya mengikuti protokol sitemaps.org yang dipakai bersama beberapa mesin pencari. Sitemap membantu penemuan URL, tetapi tidak menjamin setiap URL di dalamnya dirayapi dan diindeks. Google menyebut sitemap paling berguna untuk situs besar, situs baru yang belum banyak ditautkan, dan situs dengan banyak video atau gambar; situs kecil, sekitar 500 halaman atau kurang yang saling tertaut dengan baik, mungkin tidak memerlukannya.
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<urlset xmlns="http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9">
<url>
<loc>https://perpusukamaju.example/layanan/perpustakaan-keliling</loc>
<lastmod>2026-07-19</lastmod>
</url>
</urlset>Menurut protokol, urlset, url, dan loc wajib ada; lastmod, changefreq, dan priority opsional. Isi loc berupa URL lengkap dan absolut, dimulai dari https://, bukan jalur relatif seperti /layanan. Berkasnya berkode UTF-8, dan karakter khusus seperti & ditulis sebagai entitas. Google mengabaikan priority dan changefreq, dan memakai lastmod hanya bila nilainya konsisten dan akurat, yaitu tanggal perubahan berarti pada halaman, bukan tanggal sitemap dibuat.
Satu berkas sitemap memuat paling banyak 50.000 URL dan paling besar 50 MB sebelum dikompresi. Situs yang lebih besar memecah daftarnya menjadi beberapa berkas, lalu mendaftarkan semuanya di sebuah indeks sitemap. Letak sitemap bisa dikirim lewat laporan Sitemaps di Search Console, atau ditulis sebagai baris Sitemap: diikuti URL lengkapnya di mana saja dalam robots.txt. Sitemap yang diletakkan di akar situs berlaku untuk seluruh situs.