Materi
Panduan SEO gambar Google dimulai dari cara gambar dimuat. Google menemukan gambar di atribut src milik elemen img, termasuk img di dalam picture. Gambar yang dipasang sebagai latar lewat CSS, misalnya background-image, tidak diindeks Google. Jadi foto yang merupakan isi halaman, bukan hiasan, dimuat dengan img.
Atribut paling penting untuk gambar adalah teks alt. Google memakainya bersama computer vision dan isi halaman untuk memahami gambar, dan alt juga dipakai sebagai teks jangkar bila gambar itu dijadikan tautan. Bagi pengguna pembaca layar dan koneksi lambat, alt adalah pengganti gambarnya. Tulis alt yang informatif dan sesuai konteks halaman; mengisi alt dengan deretan kata kunci disebut keyword stuffing, merusak pengalaman pengguna, dan bisa membuat situs dianggap spam.
<!-- nama berkas dan alt tidak menjelaskan apa pun -->
<img src="DSC00417.JPG">
<!-- nama berkas pendek dan deskriptif, alt sesuai isi -->
<img src="rak-buku-anak.jpg" alt="Rak buku cerita anak di ruang baca perpustakaan desa">Nama berkas memberi petunjuk ringan tentang isi gambar. Google menyarankan nama yang pendek tetapi deskriptif, seperti rak-buku-anak.jpg, bukan IMG00023.JPG atau gambar1.jpg, dengan kata dipisah tanda hubung seperti pada URL. Gambar yang murni hiasan, misalnya garis pemisah, diberi alt kosong (alt="") supaya pembaca layar melewatinya; pohon keputusan W3C WAI membantu memutuskan golongan sebuah gambar.