Lompat ke konten utama
←

Membangun Sistem Usaha Kecil

Pelajaran 6 dari 10

Usaha sebagai prototipe

Inovasi, kuantifikasi, dan orkestrasi

Setelah pelajaran ini kamu bisa menggolongkan kegiatan ke inovasi, kuantifikasi, atau orkestrasi sesuai Bab 10 dan menghitung perubahan rasio sebelum dan sesudah inovasi dalam persen dan persen relatif.

±13 menitDiperiksa 25 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Bab 10 menyebut proses pengembangan usaha terdiri dari tiga kegiatan yang berulang. Inovasi: mencari cara baru yang dilihat dari sudut pelanggan, bukan dari kenyamanan pemilik. Kuantifikasi: mengukur dampak inovasi dengan angka, misalnya berapa orang datang, berapa yang membeli, dan berapa nilai belanjanya. Orkestrasi: setelah caranya terbukti, kerjakan dengan cara yang sama setiap kali, sehingga pilihan pribadi di tingkat pelaksana dihilangkan.

Urutannya penting. Inovasi tanpa kuantifikasi tidak tahu apakah perubahan berhasil; orkestrasi tanpa inovasi hanya membakukan cara lama. Ketika inovasi berikutnya terbukti, standarnya diubah lagi.

EPA QA/G-6 menjelaskan manfaat prosedur tertulis dengan alasan serupa. Bagian 1.3: prosedur mengurangi variasi dan menjaga mutu lewat pelaksanaan yang konsisten, bahkan ketika orangnya berganti. Bagian 2.3: prosedur diperbarui setiap kali cara kerjanya berubah.

Contoh hitungan: sebelum sapaan baru, 96 dari 160 penanya di meja laundry jadi menitipkan cucian, yaitu 60%; sesudahnya 105 dari 150, yaitu 70%. Rasionya naik 10 poin persen. Terhadap rasio awal, kenaikan relatifnya 10 ÷ 60 ≈ 16,7%.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Setelah sebuah kalimat tawaran terbukti menaikkan penjualan, pemilik toko roti menulis kalimat itu di kartu kasir dan meminta semua kasir memakainya kata demi kata. Kegiatan terakhir itu bagian yang mana dari proses Bab 10?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Toko roti di Semarang menguji kalimat tawaran baru di kasir. Pekan sebelumnya 75 dari 300 pembeli menambah minuman. Pekan sesudahnya 112 dari 320 pembeli menambah minuman. Berapa persen pembeli yang menambah minuman pada pekan sesudahnya?

Latihan 3 dari 3

Rasio pembeli yang menambah minuman di sebuah toko roti naik dari 25% menjadi 35% sesudah kalimat tawaran baru. Berapa persen kenaikan relatifnya terhadap rasio awal?

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke