Materi
Bab 2 menyebut setiap pemilik usaha membawa tiga kepribadian yang berebut kendali. Wirausahawan hidup di masa depan: ia membayangkan peluang dan mendorong perubahan. Manajer hidup di masa lalu: ia menyukai keteraturan, melihat masalah, membuat rencana, dan merapikan apa yang ditinggalkan wirausahawan. Teknisi hidup di masa kini: ia senang mengerjakan sesuatu dengan tangannya, satu pekerjaan dalam satu waktu, dengan pegangan "kalau mau beres, kerjakan sendiri".
Ketiganya dibutuhkan: tanpa wirausahawan tidak ada arah, tanpa manajer tidak ada keteraturan, tanpa teknisi tidak ada yang dikerjakan. Masalahnya pada takaran. Gerber menggambarkan pemilik usaha kecil pada umumnya sepuluh persen wirausahawan, dua puluh persen manajer, dan tujuh puluh persen teknisi. Itu gambaran pengarang, bukan hasil survei.
Teknisi yang memegang kendali melihat usaha sebagai tempat bekerja, bukan sesuatu yang dirancang. OpenStax Entrepreneurship (Bagian 10.3) mencatat hal yang sejalan: di tahap awal pemilik memakai banyak "topi" sekaligus dan bekerja lebih lama daripada rencananya.
Contoh: pemilik katering di Solo yang memasak sendiri sampai larut sedang menjadi teknisi; saat menyusun jadwal belanja mingguan ia menjadi manajer; saat membayangkan paket makan siang kantor untuk tiga kota ia menjadi wirausahawan.