Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

Masuk

Kerja kantoran

Bandingkan penawaran pemasok sampai biaya di gudang

Isi tiga penawaran, dapat biaya sampai gudang per unit, skor berbobot tiap pemasok, dan catatan risiko yang perlu ditanyakan ulang.

  • Bentuk: Isian formulir
  • 1 kali kirim
  • 4 isian

Untuk: Staf purchasing yang harus memilih pemasok dengan alasan berangka, bukan hanya harga satuan termurah. · Diperbarui

Prompt siap salin

  1. Prompt

    Bandingkan penawaran pemasok berikut untuk barang yang sama, lalu beri skor berbobot. Tunjukkan semua hitungan dalam tabel.
    
    Barang dan kebutuhan: {{nama barang, jumlah yang dibutuhkan}}
    Penawaran (pemasok | harga satuan | ongkir | minimum order | kelipatan kemasan | lead time | syarat bayar):
    """
    {{misalnya: CV Sinar | Rp42.500 | Rp350.000 | 100 rim | 5 rim | 7 hari | 30 hari}}
    """
    Kriteria dan bobot (jumlah 100%): {{misalnya harga 40%, mutu 30%, waktu kirim 20%, layanan 10%}}
    Nilai mutu dan layanan per pemasok (skala 1–5): {{nilai dari pengalaman tim}}
    
    Keluaran:
    1. Jumlah yang harus dipesan per pemasok setelah minimum order dan kelipatan kemasan dibulatkan ke atas.
    2. Biaya sampai gudang per unit = (harga × jumlah + ongkir) ÷ jumlah.
    3. Skor berbobot tiap pemasok dan peringkatnya.
    4. Pertanyaan yang perlu saya ajukan ke pemasok sebelum memutuskan.
    
    Jangan mengarang nilai mutu, ongkir, atau syarat yang tidak saya isi; tandai [isi] dan jelaskan pengaruhnya pada peringkat.

Bedah prompt: kenapa ini bekerja

Tiap potongan di bawah dikutip persis dari prompt di atas.

  1. dibulatkan ke atas

    Minimum order dan kelipatan kemasan bisa memaksa pembelian lebih banyak, sehingga harga satuan termurah belum tentu biaya termurah.

  2. Biaya sampai gudang per unit = (harga × jumlah + ongkir) ÷ jumlah

    Ongkir dibagi ke tiap unit agar pemasok dengan harga satuan rendah tetapi ongkir besar terlihat apa adanya.

  3. Kriteria dan bobot (jumlah 100%)

    Bobot ditetapkan tim sebelum melihat hasil, sehingga skor tidak diatur mundur demi pemasok yang sudah disukai.

  4. Jangan mengarang nilai mutu

    Nilai mutu harus datang dari pengalaman tim atau sampel barang, bukan dari tebakan AI tentang reputasi pemasok.

Kalau jawabannya belum pas

Kirim di percakapan yang sama. Perintah yang spesifik jauh lebih efektif daripada "perbaiki lagi".

  • Bobot masih diperdebatkan

    Hitung ulang peringkat dengan bobot harga 60% dan mutu 20%, lalu sebutkan apakah pemasok terpilih berubah dan di bobot berapa perubahannya terjadi.

Kelas terkait

Prompt lain di Kerja kantoran