Bahasa Portugis membagi sapaan harian menjadi tiga, dan pembatasnya adalah waktu, bukan keakraban. Bom dia dipakai sejak bangun tidur sampai tengah hari, boa tarde dari tengah hari sampai matahari terbenam, dan boa noite setelah gelap. Boa noite punya satu keistimewaan: ungkapan itu dipakai untuk menyapa ketika datang dan untuk berpamitan ketika pulang, jadi satu kalimat yang sama bisa membuka dan menutup pertemuan. Sapaan pendek oi netral dan dipakai di mana saja di Brasil, olá sedikit lebih resmi, sedangkan adeus disimpan untuk perpisahan yang panjang.
Ucapan terima kasih berubah bentuk mengikuti orang yang mengucapkannya, bukan orang yang menerimanya. Penutur laki-laki mengucapkan obrigado, penutur perempuan mengucapkan obrigada. Aturan ini berlaku walaupun lawan bicaranya berjenis kelamin lain, dan tidak berubah dalam situasi resmi.
Vokal sengau: bunyi yang paling menandai bahasa ini
Vokal sengau tidak ada dalam Bahasa Indonesia, sehingga bagian ini menuntut latihan telinga. Tandanya ada tiga: huruf bertanda til (ã, õ), gabungan -ão, -ãe, -õe, dan akhiran -em, -im, -om, -um. Ketika melafalkannya, udara keluar lewat hidung sementara mulut tetap terbuka pada posisi vokalnya. Kesalahan yang sering muncul adalah menutup bunyi itu dengan konsonan -ng seperti pada kata “senang”; bunyi Portugis tidak pernah ditutup, ia hanya disengaukan sampai suaranya habis.
| Tulisan | Cara membunyikan | Arti |
|---|---|---|
| não | na disengaukan, tanpa bunyi -ng di ujung | tidak |
| o pão | pa disengaukan | roti |
| a mãe | ma disengaukan, berakhir seperti -ẽi | ibu |
| bem | be disengaukan | baik |
| sim | si disengaukan | ya |
| bom | bo disengaukan | bagus (maskulin) |
| o coração | co-ra-ça disengaukan | jantung; hati |
Tiga ciri ucapan Brasil lain perlu dikenali sejak awal karena keduanya memisahkan ragam ini dari ragam Portugal. Huruf de dan te di akhir kata terdengar seperti dji dan tchi, sehingga cidade terdengar si-da-dji dan noite terdengar noi-tchi. Huruf r di awal kata dan rr di tengah kata terdengar seperti h, sehingga rato terdengar ha-to dan carro terdengar ka-ho. Huruf l di akhir suku kata terdengar seperti u, sehingga Brasil terdengar bra-ziu dan sal terdengar sau.
- oihalo
- bom diaselamat pagi
- boa tardeselamat siang
- boa noiteselamat malam
- adeusselamat tinggal
- obrigadoterima kasih (diucapkan penutur laki-laki)
- obrigadaterima kasih (diucapkan penutur perempuan)
- por favortolong; silakan
- simya
- nãotidak
- bem-vindo!selamat datang
- comobagaimana
- o nomenama
- encontrarbertemu
- Oi, tudo bem?Halo, apa kabar?
- Bom dia! Qual é o seu nome?Selamat pagi! Siapa namamu?
- Boa noite, até amanhã.Selamat malam, sampai besok.