Materi
Panduan perpustakaan University of Iowa menceritakan studi peneliti Stanford tahun 2017: pemeriksa fakta, sejarawan bergelar doktor, dan mahasiswa diminta menilai situs dua organisasi. Semua pemeriksa fakta berhasil mengenali mana yang sah, sedangkan sejarawan dan mahasiswa banyak keliru. Bedanya, pemeriksa fakta tidak berlama-lama di situs itu. Mereka membuka tab baru dan mencari apa kata pihak lain tentang organisasi tersebut. Cara ini disebut membaca lateral: menilai sumber dari luar dirinya, bukan dari tampilan, halaman "tentang kami", atau ejaannya. Panduan itu menyarankan membaca tiga sampai lima sumber lain; bila tidak ada yang membahasnya, itu sendiri tanda sumbernya belum punya reputasi.
Panduan Minnesota State University Mankato memuat SIFT dari Mike Caulfield, empat langkah: Stop (berhenti, jangan membaca lanjut atau membagikan dulu), Investigate the source (selidiki sumbernya lewat membaca lateral), Find better coverage (cari liputan dari sumber tepercaya tentang klaim yang sama, termasuk situs cek fakta), dan Trace (telusuri klaim, kutipan, dan gambar ke konteks aslinya). Panduan itu mengingatkan dua pola: cerita tanpa sumber, dan konteks palsu, yaitu menaut artikel sah tetapi meringkasnya dengan cara yang menyesatkan.
| Langkah SIFT | Contoh karangan: unggahan "Bank X tutup permanen besok" |
|---|---|
| Stop | Tidak meneruskan ke grup sebelum diperiksa |
| Investigate the source | Mencari tahu siapa pemilik akun pengunggah di sumber lain |
| Find better coverage | Mencari kabar yang sama di beberapa portal berita dan situs resmi bank |
| Trace | Menemukan bahwa tangkapan layarnya berasal dari pengumuman tutup cabang tahun 2019 |