Materi
Sesat pikir informal adalah pola argumen yang tampak mendukung kesimpulan padahal tidak. Knachel Bagian 2.2 mengelompokkan beberapa di antaranya sebagai sesat pikir pengalih perhatian. Ad hominem berarti "menyerang orangnya": alih-alih menanggapi pendapat lawan, orang menyerang pribadinya. Bentuk abusif memakai ejekan atau julukan. Bentuk keadaan (circumstantial) menolak pendapat karena keadaan si pembicara, misalnya kepentingannya. Tu quoque ("kamu juga") menangkis kritik dengan menunjuk bahwa pengkritik melakukan hal yang sama; kritiknya sendiri tidak dijawab.
Orang-orangan sawah (straw man) memelintir pendapat lawan menjadi versi yang dilebih-lebihkan dan mudah dirobohkan, lalu merobohkan versi itu seolah sudah mengalahkan lawan. Stanford Encyclopedia of Philosophy, entri Fallacies, merumuskannya sebagai pendapat lawan yang didistorsi supaya lebih mudah dibantah. Cara memeriksanya: bandingkan kalimat yang diserang dengan apa yang sebenarnya diusulkan.
| Kutipan karangan | Sesat pikir |
|---|---|
| "Usul Tono soal anggaran tidak usah didengar, dia anak baru." | Ad hominem |
| "Kamu bilang aku boros? Kamu sendiri beli kopi tiap hari." | Tu quoque |
| Usul: kurangi rapat. Tanggapan: "Jadi kamu mau kita kerja tanpa koordinasi sama sekali?" | Orang-orangan sawah |