Materi
Layanan direktori seperti Active Directory Domain Services (AD DS) menyimpan objek jaringan dalam struktur berjenjang: akun pengguna, akun komputer, server, dan printer. Dengan satu nama pengguna dan kata sandi jaringan, pengguna yang berhak memakai sumber daya di seluruh jaringan. Itulah bedanya dengan akun lokal: akun Active Directory memberi akses ke sumber daya jaringan, akun lokal hanya ke satu perangkat. Saat pengguna masuk ke domain, layanan klien DNS bertanya ke server DNS untuk menemukan pengendali domain. Karena itu Microsoft meminta DNS server anggota domain tidak diarahkan ke DNS penyedia internet; server DNS internal yang meneruskan nama luar.
Dua wadah direktori sering tertukar. Unit organisasi (OU) dipakai untuk mendelegasikan pengelolaan objek di dalamnya, misalnya satu grup hanya diberi hak mereset kata sandi akun di OU cabang. Grup keamanan dipakai untuk memberi izin ke sumber daya bersama seperti folder dan printer; Microsoft meminta izin diberikan ke grup keamanan, bukan ke orang satu per satu. Grup distribusi hanya untuk daftar surel dan tidak bisa dicantumkan di daftar izin.
Akun juga punya siklus hidup. Kendali AC-2 di NIST SP 800-53 menuntut pembuatan akun disetujui pihak yang ditunjuk, pengelola akun diberi tahu saat pengguna berhenti atau pindah, dan akun yang tidak lagi terkait dengan seseorang dinonaktifkan dalam jangka waktu yang ditetapkan organisasi. Akun bersama dan akun tamu disebut berisiko lebih tinggi.