Materi
Kelas Fisika Dasar sudah memperkenalkan awalan kilo, mega, mili, dan mikro. Di elektronika, awalan itu muncul pada hampir setiap komponen: nilai resistor ditulis dalam kΩ dan MΩ, arus LED dalam mA, arus sensor kecil dalam µA, dan kapasitor dalam µF, nF, atau pF. Awalan nano (n) bernilai 10⁻⁹ dan piko (p) bernilai 10⁻¹². Satu farad adalah kapasitansi yang sangat besar; OpenStax mencatat kapasitor yang lazim di rangkaian bernilai dari pikofarad sampai milifarad.
| Awalan | Simbol | Faktor | Contoh di komponen |
|---|---|---|---|
| mega | M | 10⁶ | resistor 1 MΩ = 1.000.000 Ω |
| kilo | k | 10³ | resistor 10 kΩ = 10.000 Ω |
| mili | m | 10⁻³ | arus LED 20 mA = 0,02 A |
| mikro | µ | 10⁻⁶ | kapasitor 100 µF |
| nano | n | 10⁻⁹ | kapasitor 100 nF = 0,1 µF |
| piko | p | 10⁻¹² | kapasitor 22 pF |
Konversi antarawalan dikerjakan dengan melihat selisih pangkatnya. Dari kilo ke satuan dasar, angkanya dikali 1.000. Dari mikro ke nano selisihnya tiga pangkat, jadi angkanya juga dikali 1.000: 1 µF = 1.000 nF, dan 1 nF = 1.000 pF. Arah sebaliknya dibagi 1.000.
Contoh. Resistor 2,2 kΩ bernilai 2,2 × 1.000 = 2.200 Ω. Kapasitor 0,047 µF bernilai 0,047 × 1.000 = 47 nF. Arus 0,015 A sama dengan 15 mA. Pada skema juga sering tertulis bentuk seperti 1k2: menurut Fiore, standar IEC mengganti koma desimal dengan huruf awalan, sehingga 1k2 berarti 1,2 kΩ dan 3M3 berarti 3,3 MΩ.