Materi
Dioda dibuat dari sambungan semikonduktor tipe p dan tipe n, dan hanya melewatkan arus ke satu arah, seperti katup satu arah. Bila kutub positif sumber tersambung ke sisi p (anoda), dioda berbias maju dan arus mengalir dengan mudah. Bila dibalik sehingga kutub positif tersambung ke sisi n (katoda), dioda berbias mundur dan arusnya nyaris nol.
Sifat satu arah ini dipakai pada penyearah, yang mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC), yaitu sinyal yang polaritasnya tidak pernah berubah. Pada penyearah setengah gelombang, satu dioda dipasang seri dengan beban. Setengah gelombang positif diteruskan karena dioda berbias maju dan bekerja seperti saklar tertutup; setengah gelombang negatif tertahan karena dioda berbias mundur dan bekerja seperti saklar terbuka. Hasilnya DC berdenyut, belum rata seperti tegangan baterai.
Transistor sambungan punya tiga kaki: emitor, basis, dan kolektor. Arus basis IB yang kecil mengendalikan arus kolektor IC yang besar, dengan penguatan IC = β × IB. Di rangkaian digital, transistor dipakai sebagai saklar yang hidup penuh atau mati penuh. Contoh: transistor dengan β = 200 dan arus basis 0,2 mA menghasilkan IC = 200 × 0,2 mA = 40 mA.