Materi
Kapasitas baterai dinyatakan dalam ampere-jam (Ah) atau miliampere-jam (mAh). Ampere-jam adalah satuan muatan: NIST mencatat 1 A·h = 3.600 C. Lama pakai diperkirakan dengan membagi kapasitas dengan arus beban: t ≈ Ah ÷ I. Fiore menegaskan bahwa hasilnya perkiraan kasar: bila arusnya jauh lebih besar dari arus uji baterai, lama pakai sebenarnya lebih pendek dari perkiraan, dan bila jauh lebih kecil, lama pakainya bisa lebih panjang.
Energi yang tersimpan dihitung dalam watt-jam, Wh = V × Ah, karena energi adalah daya dikali waktu dan daya adalah tegangan dikali arus. Angka ini dipakai untuk membandingkan baterai yang tegangannya berbeda: 2.000 mAh pada 3,7 V menyimpan 7,4 Wh, sedangkan 2.000 mAh pada 1,2 V hanya 2,4 Wh.
Sel yang disusun seri menjumlahkan tegangannya, sedangkan kapasitasnya tetap sama dengan satu sel, karena arus yang sama melewati setiap sel. Sel identik yang disusun paralel menghasilkan tegangan yang sama dengan satu sel, tetapi arus beban terbagi di antara sel-selnya sehingga kapasitasnya dijumlahkan. Contoh: dua sel 3,7 V 2.600 mAh disusun seri menjadi 7,4 V 2.600 mAh; disusun paralel menjadi 3,7 V 5.200 mAh. Lampu 200 mA yang dipasang pada susunan paralel itu bertahan kira-kira 5.200 ÷ 200 = 26 jam.