Umur piutang adalah jumlah hari sejak sebuah tagihan jatuh tempo sampai tanggal pemeriksaan. Karena tanggal disimpan sebagai angka, hitungannya cukup pengurangan: tanggal pemeriksaan dikurangi tanggal jatuh tempo. DAYS(akhir, awal) melakukan hal yang sama dengan urutan argumen yang terbaca jelas, sehingga tanda hasilnya tidak mudah tertukar.
Hasil negatif berarti tagihan itu belum jatuh tempo, dan angkanya tetap berguna: besarnya menunjukkan berapa hari lagi tersisa. Jatuh tempo sendiri dihitung dari tanggal faktur ditambah termin, misalnya 30 hari, karena menambahkan angka pada sebuah tanggal menggeser tanggal itu sejumlah hari.
=DAYS($G$1,D2) → 47 (D2 = 05/08/2026, G1 = 21/09/2026)
=E2+F2 → jatuh tempo (E2 tanggal faktur, F2 termin dalam hari)Angka umur piutang jarang dilaporkan apa adanya; yang diminta laporan adalah kelompoknya. IFS(syarat1, hasil1, syarat2, hasil2, …) memeriksa syarat berurutan dari kiri dan berhenti pada syarat pertama yang benar, sehingga batas tiap kelompok cukup ditulis sekali. Syarat terakhir ditulis TRUE sebagai penampung semua sisa.
=IFS(H2<=14,"Baru",H2<=45,"Tertunda",TRUE,"Bermasalah")