Materi
Buku IPS Kelas X membedakan cuaca, yaitu kondisi udara di wilayah yang relatif sempit pada waktu tertentu, dari iklim, yaitu kondisi rata-rata cuaca suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu. Unsur keduanya sama: suhu, tekanan udara, angin, awan, kelembapan, dan curah hujan. Gejala cuaca terjadi di troposfer, lapisan atmosfer terbawah, dan di sana suhu makin turun dengan bertambahnya ketinggian. Makin tinggi suatu tempat, makin rendah pula tekanan udaranya karena udara yang menekan makin sedikit.
Angin bergerak dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah. Indonesia dilalui angin muson yang berganti arah tiap setengah tahun. Muson barat berembus dari Benua Asia ke Australia sekitar Oktober–April dan membawa uap air sehingga terjadi musim hujan; muson timur berembus dari Australia ke Asia sekitar April–Oktober dan mendatangkan musim kemarau. Buku Geografi Kelas XI menambahkan bahwa letak astronomis Indonesia membuatnya menerima penyinaran matahari sepanjang tahun dan beriklim tropis.
Buku itu tidak menyebut besarnya penurunan suhu per ketinggian, jadi soal hitungan di kelas ini selalu menyatakan laju yang dipakai. Contohnya, kota di ketinggian 0 m bersuhu 27 °C dengan laju 0,6 °C tiap naik 100 m; tempat di ketinggian 800 m bersuhu 27 − 8 × 0,6 = 22,2 °C.