Materi
SNI 6502.2-2010 mendefinisikan skala peta sebagai angka perbandingan antara jarak dua titik di peta dengan jarak keduanya di permukaan bumi; skala 1 : 25.000 berarti satu satuan di peta sama dengan 25.000 satuan yang sama di lapangan. Jarak sebenarnya diperoleh dengan mengalikan jarak peta dengan penyebut skala, lalu mengubah satuannya; 1 km sama dengan 100.000 cm. Hitungan perbandingan dasarnya dibahas di kelas Perbandingan dan Skala.
Buku IPS Kelas X menggolongkan peta 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000 sebagai peta skala besar, misalnya peta kabupaten, dan peta yang lebih kecil dari 1 : 1.000.000 sebagai peta skala geografis, misalnya peta dunia. Peta yang diperbesar dengan mesin fotokopi tidak mengubah jarak sebenarnya: bila jarak di kertas menjadi k kali semula, penyebut skala baru sama dengan penyebut lama dibagi k.
Kontur adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik setinggi sama di atas permukaan laut rerata, dan interval kontur adalah beda tinggi dua garis kontur yang berdekatan. Peta rupa bumi 1 : 25.000 memakai selang kontur 12,5 m dengan kontur indeks tiap 50 m. Kemiringan lereng dalam persen adalah beda tinggi dibagi jarak datar sebenarnya, dikali 100. Karena itu garis kontur yang rapat menandakan lereng curam: beda tinggi yang sama dicapai dalam jarak datar yang pendek.
Jarak sebenarnya = jarak peta × penyebut skala
Kemiringan lereng (%) = beda tinggi ÷ jarak datar sebenarnya × 100| Contoh pada peta 1 : 50.000 | Hitungan |
|---|---|
| Jarak titik A ke titik B di peta 3 cm | 3 × 50.000 = 150.000 cm = 1.500 m |
| A di kontur 200 m, B di kontur 350 m | Beda tinggi 150 m |
| Kemiringan lereng A–B | 150 ÷ 1.500 × 100 = 10% |