Lompat ke konten utama
←

Geografi Dasar

Pelajaran 3 dari 18

Peta dan informasi geospasial

Penginderaan jauh, informasi geospasial, dan SIG

Setelah pelajaran ini kamu bisa membedakan komponen penginderaan jauh, data dan informasi geospasial, serta memakai SIG dan citra dua waktu untuk menganalisis perubahan wilayah.

±14 menitDiperiksa 23 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

Buku IPS Kelas X mengutip definisi penginderaan jauh sebagai ilmu dan seni untuk mengetahui objek, daerah, dan gejala melalui analisis data yang diperoleh dengan alat, tanpa kontak langsung. Komponennya sumber tenaga, atmosfer, objek, sensor penerima pantulan gelombang elektromagnetik, detektor perekam, dan wahana seperti pesawat, drone, atau satelit. Hasilnya citra foto, yang direkam kamera dari pesawat atau drone, dan citra nonfoto, yang direkam sensor nonkamera dari wahana seperti satelit Landsat.

UU No. 4 Tahun 2011 membedakan data geospasial, yaitu data lokasi, ukuran, dan karakteristik objek di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi, dari informasi geospasial, yaitu data yang sudah diolah sehingga dapat dipakai untuk merumuskan kebijakan dan mengambil keputusan. Informasi geospasial dasar memuat objek yang tampak atau terukur langsung dan tidak berubah dalam waktu relatif lama; informasi geospasial tematik menggambarkan tema tertentu dan dibuat mengacu pada informasi dasar.

Sistem informasi geografis (SIG) adalah sistem berbasis komputer untuk mengumpulkan, menyimpan, menggabungkan, mengolah, dan menganalisis data geografis dari citra, peta, dan pengukuran lapangan, misalnya menjadi peta lahan kritis atau peta tata guna lahan. Dua citra dari tahun berbeda memperlihatkan perubahan wilayah, seperti berkurangnya hutan mangrove karena alih fungsi lahan.

ContohGolongan
Foto udara dari droneCitra foto
Rekaman sensor satelit LandsatCitra nonfoto
Garis pantai pada peta rupa bumiInformasi geospasial dasar
Peta curah hujan kabupatenInformasi geospasial tematik

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Pemerintah kabupaten karangan ingin menandai desa yang rawan longsor. Tim menumpuk peta kemiringan lereng, peta curah hujan, dan peta jenis tanah di komputer, lalu menandai bagian yang lerengnya curam, hujannya tinggi, dan tanahnya mudah jenuh air. Kegiatan ini adalah contoh ...

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Berdasarkan UU No. 4 Tahun 2011, mana yang tergolong informasi geospasial tematik?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Citra satelit tahun 2018 di pesisir Kecamatan Muara Indah (karangan) menunjukkan hutan mangrove seluas 80 ha. Citra tahun 2024 di lokasi yang sama menunjukkan 62 ha, dan sisanya menjadi tambak. Berapa persen luas mangrove berkurang dibanding tahun 2018?

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 1 lagi