Materi
Bagian dalam benda yang rumit penuh garis tersembunyi dan sulit dibaca. Gambar potongan menyelesaikannya: benda dibayangkan dipotong pada sebuah bidang, bagian di antara pengamat dan bidang itu dibuang, lalu bagian dalam dilihat langsung. Letak bidang ditunjukkan garis bidang potong pada pandangan di sebelahnya, yaitu garis tebal yang ujungnya berpanah dan berhuruf, misalnya A–A. Panah menunjuk arah pandang. Pada contoh buku teks Illinois Institute of Technology, garis potong tegak di tengah pandangan depan berpanah ke kiri: belahan kanan dibuang dan bagian dalam dilihat dari kanan.
Permukaan yang tepat terkena bidang potong diberi arsir, yaitu garis tipis miring dengan sudut dan jarak seragam. Rongga seperti lubang tidak diarsir karena tidak ada bahan yang terpotong, dan permukaan di belakang bidang potong digambar sebagai garis tepi biasa. Ric Costin menjelaskan bahwa potongan dipakai justru untuk menghilangkan banyak garis tersembunyi.
Pola arsir juga menandai bahan. Costin menyebut pola arsir umum yang sekaligus menjadi simbol besi tuang. Tabel notasi bahan ITB untuk gambar arsitektur memakai titik dan segitiga kecil untuk beton, kotak bersilang untuk kayu yang terpotong, dan garis miring untuk batu bata; pola garis miring yang mirip juga dipakai untuk baja, jadi keterangan bahan tetap dibaca.