Materi
Potongan penuh memotong seluruh benda. Potongan setengah memotong sampai sumbu saja sehingga seperempat benda dibuang; satu pandangan memperlihatkan bagian dalam dan luar sekaligus, cocok untuk benda simetris. Potongan bertangga memakai garis potong yang berbelok untuk melewati beberapa lubang yang tidak segaris, dan pada gambar potongannya tidak ada garis di tempat belokan. Potongan sebagian hanya membuka sebagian kecil benda dan dibatasi garis putus tangan bebas. Potongan diputar menggambar penampang sebuah lengan langsung di atas pandangannya setelah diputar 90°.
Buku teks Illinois Institute of Technology mencatat satu pengecualian arsir: rusuk, jari-jari roda, dan sirip penguat tidak diarsir walaupun terkena bidang potong, supaya tidak tampak seperti bagian pejal yang tebal.
Bagian yang terlalu kecil untuk dibaca pada skala gambar utama dijabarkan di gambar detail berskala lebih besar. Manual ITB memakai skala 1:20 atau 1:10 untuk detail, dibanding 1:200 sampai 1:50 untuk denah, tampak, dan potongan. SKKNI Juru Gambar Bangunan Gedung juga meminta bagian bangunan yang tidak sederhana dijabarkan terpisah sebagai detail. Gambar detail juga memuat ukuran yang tidak muat di gambar utama.