Present simple dipakai untuk kebiasaan, rutinitas, dan fakta yang berlaku tetap. Penandanya sering berupa keterangan frekuensi seperti always, often, every day, dan never. Uji cepatnya: bila kalimat itu tetap masuk akal setelah kamu menyelipkan kata "selalu" atau "setiap hari", bentuk inilah yang dipakai.
- Kebiasaan: I get up at six. (saya bangun pukul enam setiap hari)
- Fakta yang berlaku tetap: Water boils at 100 degrees.
- Rutinitas pekerjaan: She works in a shop.
Bila subjeknya he, she, atau it, kata kerjanya wajib bertambah -s. Penanda ini tidak ada padanannya dalam bahasa Indonesia, sehingga mudah terlewat justru ketika kamu sedang berbicara cepat. Kalimat pengingat yang pendek membantu: he, she, it — tambahkan -s. Ucapkan berulang sampai menjadi refleks, karena akhiran yang hilang adalah kesalahan yang paling cepat terdengar.
| Subjek | Kata kerja | Contoh |
|---|---|---|
| I / You / We / They | bentuk dasar | I work. They play. |
| He / She / It | kata kerja + -s | He works. She plays. |
| Aturan ejaan untuk he/she/it | Contoh |
|---|---|
| + s (pola umum) | eat → eats, read → reads |
| + es (sesudah o, s, sh, ch, x) | go → goes, watch → watches |
| konsonan + y → ies | study → studies, try → tries |
| have → has (tidak beraturan) | She has a car. |
| Subjek | Negatif | Pertanyaan |
|---|---|---|
| I / you / we / they | don't + kata kerja | Do you …? |
| he / she / it | doesn't + kata kerja | Does she …? |
- I don't like coffee. Does he speak English?Saya tidak suka kopi. Apakah dia berbahasa Inggris?
Dalam bahasa Indonesia kata "buku" dapat berarti satu atau banyak, dan konteks yang menentukan. Bahasa Inggris menuntut jumlahnya ditandai pada kata bendanya sendiri dengan -s atau -es. Karena bahasa ibu kita tidak menuntut penanda itu, penanda jamak sering hilang pada kalimat yang panjang.
| Aturan | Contoh |
|---|---|
| + s (pola umum) | book → books, car → cars |
| + es (sesudah s, sh, ch, x, o) | box → boxes, bus → buses |
| konsonan + y → ies | city → cities, baby → babies |
| tidak beraturan | child → children, man → men, woman → women, foot → feet |
Mengapa child menjadi children, bukan childs
Kata yang disebut tidak beraturan sebenarnya memiliki aturan juga, hanya saja aturannya berhenti hidup ratusan tahun lalu. Bahasa Inggris Kuno memiliki beberapa cara membentuk jamak, dan yang akhirnya menang adalah akhiran -s yang kita pakai sekarang.
Sejumlah kata terlalu sering diucapkan sehari-hari, sehingga bentuk lamanya telanjur mengunci di ingatan penutur dan tidak sempat ikut berubah. Bentuk-bentuk itu bertahan seperti fosil di tengah bahasa modern.
| Kata | Cara jamak lama | Alasan bentuknya membeku |
|---|---|---|
| child → children | akhiran -en, dipakai dua kali | kata keluarga, muncul setiap hari |
| man → men, foot → feet | vokal di tengah berubah, tanpa akhiran | kata tubuh dan orang, sangat sering diucapkan |
| ox → oxen | akhiran -en yang sama dengan children | sisa terakhir dari pola -en |
- I have two brothers and three books.Saya memiliki dua saudara laki-laki dan tiga buku.
- Two children are playing with their friends.Dua anak sedang bermain bersama teman-teman mereka.
Memilih kata tunjuk hanya memerlukan dua pertanyaan: bendanya dekat atau jauh, dan jumlahnya satu atau banyak. Dua jawaban itu langsung menunjuk satu kata dari empat kemungkinan yang ada.
| Kata | Jarak | Jumlah | Contoh |
|---|---|---|---|
| this | dekat | tunggal | This is my phone. |
| that | jauh | tunggal | That is John's car. |
| these | dekat | jamak | These are my keys. |
| those | jauh | jamak | Those are her shoes. |
- Tulis tiga kalimat rutinitas harian dengan subjek he atau she, lengkap dengan akhiran -s.
- Ubah salah satunya menjadi kalimat negatif dan kalimat tanya, lalu periksa akhiran -s-nya.
- Tunjuk empat benda di sekitarmu dengan this, that, these, dan those.