Materi
Panduan Smithsonian memakai pencahayaan tiga titik. Key light adalah sumber utama dan paling terang, diletakkan kira-kira 30–45 derajat dari subjek. Fill light melembutkan bayangan key light, lebih lemah darinya, dan diletakkan di sisi berlawanan. Back light menyinari bagian belakang kepala dari belakang dan sedikit ke samping untuk memisahkan subjek dari latar, dan paling lemah. Subjek yang membelakangi jendela akan gelap wajahnya. Lampu meja bisa menjadi key light, sedangkan jendela dipakai sebagai back light atau fill light. Lampu neon dihindari: warnanya kehijauan dan dengungnya mengganggu suara.
Untuk suara, panduan yang sama meminta mikrofon eksternal yang didekatkan ke sumber suara, karena mikrofon bawaan kamera menangkap banyak bising. Matikan kulkas dan televisi, jangan merekam wawancara dengan musik terdengar di latar, dan pantau lewat headphone. Bila sinyal lemah, dekatkan mikrofon alih-alih menaikkan level. Suara yang buruk sulit diperbaiki saat penyuntingan.
W3C membedakan teks tertutup (closed captions), yang bisa dinyalakan dan dimatikan, dari teks terbuka (open captions) yang tertanam di video; keduanya memuat dialog, siapa yang berbicara, dan suara penting selain ucapan. UNC mengingatkan bahwa teks otomatis bisa salah menangkap kata, singkatan, bahasa gaul, dan nama, dan teks harus kontras dengan latar video. Format berkas SRT dan WebVTT dibahas di kelas Video dan Audio Digital Dasar.