Materi
Stokes (Bagian 15.4) menyebut tema konten sebagai bidang fokus yang lahir dari esensi merek. Syaratnya tiga: setia pada esensi merek, tidak berfokus langsung pada penjualan, dan berbicara tentang minat audiens. Bagian 17.5 menyebutnya pilar konten dan meminta rencana konten disusun di atas pilar itu supaya punya kerangka yang tetap.
Bagian 17.5 juga memberi cara membagi porsi: bobot rencana mengikuti prioritas tujuan. Bila tujuan utama kesadaran merek, 50% konten diarahkan ke sana, dan dua tujuan lain yang setara masing-masing 25%. Porsi boleh diubah per pekan saat prioritasnya bergeser. Di rencana yang sudah ditulis, porsi satu pilar dihitung dari banyaknya unggahan pilar itu dibagi seluruh unggahan.
Porsi pilar = unggahan pilar itu ÷ seluruh unggahan
Di lembar kerja: COUNTIF menghitung unggahan satu pilar, COUNTA menghitung seluruh unggahanContoh toko tanaman hias di Bogor: dari 20 unggahan Oktober, 10 edukasi perawatan, 6 inspirasi tata ruang, dan 4 promosi. Porsi edukasi 10 ÷ 20 = 50%, inspirasi 30%, promosi 20%.